Zakat Hasil Perusahaan atau Industri

Zakat perusahaan adalah kewajiban zakat bagi perusahaan dengan statusnya sebagai sebuah badan hukum (syaksiyah i’tibariyah), dan bukan kewajiban personal para pemilik aset perusahaan. Syarat Zakat perusahaan
1. Kepemilikan dikuasai oleh muslim
2. Bidang Usaha Halal
3. Asset perusahaan dapat dinilai dan bisa berkembang (growing)
4. Asset perusahaan setara dengan 82 Gram Emas

Ukuran 85 gram emas tersebut adalah konversi yang dipegang oleh mayoritas ulama dari ketentuan asal yaitu 20 dinar (koin emas dengan kadar 4,25 gram/dinar). Nisab ini adalah nisab tertinggi dalam perzakatan. Ketentuan perhitungannya adalah sebagai berikut

1. Perhitungan zakat perusahaan dapat dilakukan dengan mengumpulkan seluruh modal dari aktiva lancar dengan keuntungan (dividen).
2. Setelah itu dikalikan dengan tarif zakatnya sebesar 2,5% jika dihitung haul dengan menggunakan penanggalan hijriyah, atau 2,5775% jika dihitung dengan haul masehi.
3. Aktiva tetap tidak dikenakan kewajiban zakat, kecuali jika aktiva tetap itu menghasilkan keuntungan dan pendapatan.

Leave a Reply