Login Form
THANKS TO
![]() |
Pengunjung ke :






![]() | Today | 63 |
![]() | Yesterday | 43 |
![]() | This week | 229 |
![]() | Last week | 266 |
![]() | This month | 383 |
![]() | Last month | 1022 |
![]() | All | 8895 |
Your IP: 38.107.191.114
,
Now is: 2010-09-09 21:19
| Sedekah Hadirkan Kebahagiaan |
|
|
|
| Ditulis oleh Rachmat Fadhila |
|
![]()
Tiadalah hari yang dilewati oleh semua hamba kecuali pada pagi harinya ada dua malaikat yang turun. Salah satu malaikat itu berkata : “ Ya Allah berilah ganti kepada orang yang berinfaq “. Dan malaikat yang lainnya juga berkata : “ Ya Allah binasakanlah harta orang yang kikir “. ( H.R Bukhori ).
Seorang Ahli Ekonomi Barat, Lichard Layard mengungkapkan hasil penelitiannya mengenai hubungan antara kekayaan dan kebahagiaan dalam sebuah bukunya yang berjudul “Happiness” (2005). Menurutnya, kecukupan materi dan melimpahnya harta benda hanyalah salah satu faktor pendukung saja untuk mendapatkan kebahagiaan, tetapi bukanlah faktor penentu. Ia mencontohkan bahwa sejak 30 tahun terakhir ini penghasilan ekonomi masyarakat Amerika dan Inggris naik dua kali lipat lebih, namun ternyata justru tingkat kebahagiaan yang dirasakan oleh masyarakat kedua negara tersebut menurun drastis. Lalu, sebenarnya apa yang harus kita l
akukan agar kebahagiaan menghampiri kita ? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Elizabeth Dunn, pakar psikologi dari University of British Columbia Kanada membuktikan bahwa kebahagiaan ternyata ada hubungannya dengan jumlah uang yang dikeluarkan (disedekahkan) kepada orang lain. Semakin banyak uang yang disumbangkan (disedekahkan) oleh seseorang untuk menolong orang lain, maka akan semakin membuat si pemberi sedekah bahagia. Hal ini diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan lainnya, Brendan Borrell yang menyimpulkan bahwa “Satu kali memberi (bersedekah) mungkin menjadikan seseorang bahagia dalam sehari, tetapi ketika memberi (bersedekah) ini menjadi sebuah kebiasaan, dampak kebahagiaan yang akan dirasakan oleh orang yang bersedekah itu akan semakin lama”.
|
| LAST_UPDATED2 |













