|
GRIYA TAHFIFIDZ CETAK GENERASI QUR'ANI SEJAK DINI |
|
|
|
|
Ditulis oleh Toto Aryoto Suswanto
|
|
Energi positif penuhi tiap sudut ruang rumah itu. Pagi, petang hingga malam lantunan ayat-ayat suci selalu terlafalkan. Tak hentinya para santri menghafal penuntun hidup umat Islam. Ayat perayat mereka pelajari (tafsirkan) bersama Sang pengasuh. Sayangnya, suasana tersebut belum banyak ditemukan di tempat lain, tuk sementara ini Griya Tahfiz Zakat Center Cirebon yang memilikinya. Bulan ini, tepat satu tahun setengah Pondok Pesantren Penghafal Al-Qur’an ini berdiri. Walaupun belum mengeluarkan alumni, namun sistem pendidikan yang dijalankan, serta pengawasan yang sangat intensif menciptakan proses percepatan peningkatan kualitas sangat efektif. Masudi adalah salah satu dari sepuluh (10) santri di sana. Ia merupakan santri yang sangat pandai, cepat dan kuat menghafal. Setelah awal proses pengajuannya, ia berhasil terseleksi Zakat Center sejak Agustus. Santri yang berasal dari Setu Patok Mundu itu, hingga kini, dua Juz (30 dan 29) sudah ia hafalkan. Santri yang sudah ditinggal sang bapak sejak kecil ini menjadi kebanggaan Griya Tahfidz. Ia menjuarai beberapa perlombaan. Salah satunya, Agustus lalu, ia mendapatkan peringkat ke-tiga (3) dalam Lomba Adzan Se-kota Cirebon yang diselenggarakan oleh Islamic Centre Kota Cirebon bekerjasama dengan Esia. Di Pondok pesantren ini, saya akan sungguh-sungguh mengejar cita-citaku. Saya akan buktikan pada ibu dan seluruh keluarga, bahwa ku mampu membanggakan mereka. Itu kata-kata terakhir yang ia katakan di sela-sela waktu menghafal. |
|
|
Keinginan Yudi Miptahudin |
|
|
|
|
Ditulis oleh Toto Aryoto Suswanto
|
|
Yudi Miptahudin terpilih menjadi Mustahiq Mitra Binaan Zakat Center pada tanggal 18 Agustus 2010 dari ratusan calon mustahiq binaan Zakat Center. Laki – laki kelahiran Majalengka, 08 Mei 1986 itu yang biasa di panggil Yadi anak ketiga dari empat bersaudara ini. Sekarang sudah 7 bulan mengikuti pembinaan mitra binaan yang rutin setiap bulannya di laksanakan setiap minggu ke 2 yang bertempat di MA Salafiyah Kota Cirebon. Yadi yang lulusan otomotif ini setiap harinya sebagai pedagang Burger keliling dari desa satu ke desa lainnya. Sudah 6 tahun ia jalani. Inilah kutipan wawancara Zisw@ dengan Yudi Miptahudin di kantor Zakat Center beberapa waktu lalu. Bagaimana rasanya setelah bergabung menjadi Mitra Binaan Zakat Center ? Saya sebelumnya terima kasih kepada semua staff Zakat Center yang telah membantu dan membimbing untuk memajukan usaha saya. Setelah gabung bersama Zakat Center, selain silaturahim saya juga menambah wawasan, inpirasi dan ilmu yang bisa saya kembangkan dalam kehidupan sehari – sehari serta menambah teman. Bagaimana respons keluarga ketika mas Yudi memutuskan untuk bergabung dengan Zakat Center? Sangat mendukung. Karena insya Allah bergabung dengan Zakat Center bisa memajukan usaha saya dan merubah kehidupan saya. Apa yang mas Yudi cita – citakan atau yang di inginkan selama ini ? Saya ingin menjadi pengusaha sukses dan mengembangkan usaha saya, dalam waktu dekat ini insya Allah saya akan merekrut anak buah 2 – 3 orang, juga saya ingin mempunyai rumah sendiri, karena selama ini saya masih numpang sama orangtua serta ingin membangun rumah tangga supaya lebih lengkap ibadahnya. Apa pesan mas Yudi untuk mitra binaan yang lain ? Terus lanjutkan usaha yang sedang di jalankan, jangan mudah menyerah dan perbanyaklah infaqnya supaya rejeki kita terus mengalir dan terus ikuti pembinaan rutin, karena kita dengan mengikuti binaan tersebut bisa banyak menambah ilmu yang belum tentu kita temui dalam kehidupan sehari – hari kita. |
|
|
|
|
|