Login Form



THANKS TO

Pengunjung ke :

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday34
mod_vvisit_counterYesterday34
mod_vvisit_counterThis week105
mod_vvisit_counterLast week266
mod_vvisit_counterThis month259
mod_vvisit_counterLast month1022
mod_vvisit_counterAll8771

Online (20 minutes ago): 3
Your IP: 38.107.191.111
,
Now is: 2010-09-07 12:34

Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates
Terus kembangkan program produktif PDF Cetak Email
Ditulis oleh Admin   

CIREBON - “Kemajuan suatu bangsa tak mungkin terwujud tanpa adanya kemandirian masyarakatnya. Kemandirian haruslah diciptakan dan diusahakan. Kita tidak bisa tinggal diam, hanya menunggu sampai kemandirian itu datang. Kalau kita menunggu, dapat dipastikan bahwa bukanlah kemajuan yang kita dapatkan, tapi malah kehancuran yang menimpa. Kemandirian haruslah diawali dengan langkah kongkrit, aplikatif, sistematis dan strategis”.  
    Sepenggal kata yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Zakat Center, M. Anwar Musaddad     ketika memberikan bantuan modal usaha mikro kepada puluhan mustahiq pedagang kecil di Gedung Pertemuan Miftahul Jannah, Komp. PDK, Jl. Perjuangan beberapa waktu yang lalu.

    Dalam sambutannya, Anwar menyampaikan bahwa “Zakat Center akan terus mengarahkan dan memprioritaskan penyaluran bantuannya untuk penyelenggaraan program-program produktif, walaupun penyaluran bantuan yang sifatnya konsumtif-pun tidak serta merta dihentikan sama sekali. Kebijakan ini kami lakukan sebagai wujud dari upaya kami memberikan kontribusi bagi pengentasan kemiskinan. Kemiskinan harus diatasi dengan kemandirian. Kami ingin bangsa ini mandiri dan produktif. Oleh karenanya, kami berharap dengan pemberian “kail atau pancing” berupa modal usaha ini, mustahiq penerima bantuan menjadi produktif dan akan mendapatkan penghasilan dari keringatnya sendiri. Mudah-mudahan dengan usaha yang dilakukan, mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya dengan tangannya sendiri”, katanya dengan penuh harap.
    Lebih lanjut Anwar menjelaskan bahwa program ini mempunyai tujuan jangka panjang mengentaskan kemiskinan, merubah status dari si penerima dana (mustahiq) menjadi pemberi dana (muzakki). Semoga dengan kerja keras mereka dan pendampingan serta pembinaan yang rutin dilakukan sebulan sekali oleh Zakat Center, usaha mereka menjadi berkembang dan maju, sehingga mereka bisa memberi dan berbagi membantu saudara-saudaranya yang masih didera kesulitan.  
    Ditanya tentang persyaratan pengajuan bantuan, Anwar menuturkan bahwa Zakat Center mencoba untuk mempermudah pengajuan bantuan bagi dhuafa yang membutuhkan tambahan modal usaha. “Kami tidak akan mempersulit dhuafa yang berniat mengajukan bantuan. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi adalah: selain ia harus termasuk dari mustahiq zakat (orang yang berhak menerima zakat), ia juga harus sudah mempunyai usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan dan masih dalam usia produktif (maksimal 40 tahun), serta mendapatkan rekomendasi dari pengurus masjid atau musholla setempat”, ujarnya.
    “Kalau memenuhi persyaratan tersebut, para pedagang kecil bisa mengambil formulir permohonan bantuan yang telah disediakan oleh Zakat Center. Ketika pengajuan sudah diterima, maka kami akan mensurvey langsung ke rumahnya. Baru kemudian kami tentukan apakah layak dibantu atau tidak”, tutur Anwar menjelaskan.

LAST_UPDATED2
 

Random Image

outbont13.jpg

Who's Online

Ada 1 tamu online