Category Archives: Motivasi

DOA KETIKA HUJAN

Category : Motivasi , ZC-Team

Hujan merupakan berkah Ilahi yang diturunkan untuk hambanya sebagai rezeki, sehingga saat hujan turun kita dianjurkan untuk membaca doa seperti dalam hadist ;

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ  اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032)

Dengan membaca doa, harapannya hujan yang turun penuh manfaat bagi semua. Hujan sendiri merupakan rezeki yang langsung diturunkan oleh malaikat Mikail yang tugasnya khusus untuk menurunkan hujan sesuai perintah Allah. Jadi sebagai hamba senantiasa kita harus bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan. Hujan merupakan salah satu anugerah terbesar untuk manusia karena dengan hujan maka bumi tidak kekeringan dan sumber-sumber mata air kembali berfungsi  serta pohon-pohon bisa hidup, dan tidak dipungkiri air adalah sumber kehidupan manusia sehingga keberadaannya sangat dicari.

Ternyata selain sebagai anugerah yang agung sebagai sumber air , hujan memiliki keistimewaan lain yang Masih banyak yang tidak mengetahui bahwa salah satu waktu yang baik untuk berdoa adalah ketika hujan turun. Hal ini disebabkan karena hujan adalah salah satu bentuk rahmat dari Allah SWT. Sebagaimana yang tertuang dalam sebuah hadist:

“Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun.” (H.R Al-Hakim)

Maka banyak-banyaklah berdoa disaat hujan khususnya yang mempunyai hajat dan harapan yang ingin segera terkabul. Wallahua’lam bissawab


Harta Itu Amanah, Ada Hak Orang lain di Dalamnya !!!

Category : Motivasi , ZC-Team

Manusia adalah mahluk yang paling sempurna yang telah Allah ciptakan, Allah memberikan Akal, pikiran dan nafsu. Tugas manusia adalah menjadi pemimpin di bumi sebagai wali dari Allah untuk mengurus bumi. Menjalankan Amanah adalah tugas pokok manusia sebagai pemimpin di bumi salah satunya adalah amanah mengelola harta yang di berikan oleh Allah karena harta adalah salah satu hal yang akan di pertanyakan oleh malaikat di alam akhirat. Darimana harta itu, bagaimana dan untuk apa harta itu digunakan.

Harta adalah karunia Allah yang diamanatkan untuk diurus dan dikelola oleh pemiliknya, agar menafkahkannya pada jalan Allah `Infaq fisabilillah`. Untuk merealisasikan amanah harta, berarti menggunakan harta itu sesuai dengan aturan dan norma-norma Illahi sebagai pemberi amanah.

Tapi boleh jadi manusia telah terperangkap dengan kemewahan dunia, sehingga kehidupannya serba materi, hedonistik, dikendalikan oleh harta. Tanpa disadari telah dibebani dengan banyak persoalan keduniawian, sehingga lupa darimana harta miliknya itu.

Padahal Allah telah memberikan amanah harta kepada manusia untuk mengurusi dan mengelolanya. Sementara hak mutlak segala harta di dunia ini hanya pada Allah semata. “Berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memeroleh pahala yang besar” (QS Al Hadid : 7).

Dalam mengelola harta Allah mengingatkan bahwa, sesungguhnya dalam harta yang dimiliki seseorang terdapat hak orang lain yang membutuhkanya. “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian” (QS Adz Dzariyat :19)

Para pemilik harta mempunyai tanggungjawab moral untuk mengingat kepada sesama dengan memberikan bantuan dari harta yang dimilikinya. ‘’Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. (QS At Taubah:34)

Harta milik mempunyai fungsi ekonomi sebagai sumber untuk kesejahteraan bersama. Harta amanat dari Allah itu bisa untuk kemakmuran umat manakala orang yang tengah diberi kecukupan harta, para pengusaha, pedagang dapat berbagi memberikan kepeduliannya kepada yang sangat membutuhkan. “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan (infakkan), Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba’ : 39 ).

Bukan hanya manusia yang memiliki kelebihan harta yang harus berbagi tapi manusia yang di beri harta sedikit pun harus berbagi demi kelapangan hidup, karena sejatinya berapapun harta yang didapat, didalamnya ada hak orang lain, itulah hakikat dari kebarokahan hidup. Restu, ridho dan rahmat Illahi semoga selalu mengiringi hidup kita setiap waktu..aamiin.
Wallohu a’lambishshawab.


CIRI-CIRI ORANG BAIK

Category : Motivasi , ZC-Team

1. Orang Baik cenderung LEBIH BANYAK TERSENYUM. Percaya atau tidak, KEBAIKAN seseorang bisa ditunjukkan dari cara dia TERSENYUM. Mengapa? Karena semakin banyak orang TERSENYUM, maka HAWA POSITIF akan BERTEBARAN disekitarnya .Selain itu, dengan tersenyum, orang akan terkesan LEBIH RAMAH & bisa DIPERCAYA.

“Read More”

Cerita hikmah : SODAQOH??? SEGERAKAN!!!!!

Category : Motivasi , ZC-Team

Irwan adalah mahasiswa tingkat akhir salah satu universitas ternama di Cirebon, jauh dari orang tua begitu sangat sulit dia rasakan, namun dia terpaksa harus jauh, demi membahagiakan ibunya yang kini menjadi orang tua tunggal untuk dirinya dan adik perempuannya. Ibunya begitu sangat bemimpi melihat anak-anaknya sukses dan mendapatkan Pendidikan di jenjang yang paling tinggi.

Menyadari hanya tinggal ibunya seorang yang membiayainya, dia berusaha irit bahkan bekerja paruh waktu demi membiayai kebutuhan sehari-harinya. Namun tak di pungkiri walau irwan berasal dari keluarga yang pas-pasan tapi Pendidikan agamanya tidak diragukan, karena mendiang ayahnya sangat tegas dalam mendidik anaknya. Dalam hal ibadah Irwan sangatlah luar biasa sholat 5 waktu selalu tepat waktu dan baca al-qurannya pun rutin, bahkan dalam hal berbagi pun tak diragukan.

Dalam kamar kos-nya terdapat 3 toples yang masing-masing dikasih label sodaqoh/infaq, tabungan, dan konsumsi sehari-hari. Jadi setiap dia mendapat gaji dari kerja paruh waktunya dia sisihkan terlebih dahulu untuk sodaqoh/ infaq, kemudian untuk di tabung dan selebihnya untuk kebutuhan sehari-hari.

Pada suatu hari tiba waktunya dia harus bayar semester akhir yang jumlahnya Rp 3.500.000,- namun saat itu tabungan yang dimiliki Irwan tak sebanyak itu, Irwan pun mulai gelisah memikirkan apa yang harus dilakukan karena kalau menunggu gajihan masih lama sedang paling lambat pembayaran itu minggu ini. Jika tak dibayar minggu ini juga maka Irwan tak bisa mengikuti ujian semester akhir.

Akhirnya Irwan curhat ke teman sejawatnya, dan hendak meminjam ke temannya tersebut. Namun temennya menolak untuk membantu. Irwan makin tidak karuan dia melihat ke arah toples infaq/sodaqoh dan dihitunglah uang infaq/sodaqoh itu dan itu pas dengan yang harus dia bayarkan ke kampus, hingga akhirnya dia berfikir untuk menggunakan uang itu dulu baru nanti akan diganti, tapi hati yang terdalam tak menghendaki itu.

Sepanjang jalan menuju kampus antara hati dan pikiran Irwan bertarung hingga membuat Irwan pun makin gelisah. Di tengah perjalanan ada anak kecil meminta bantuan untuk menyelamatkan panti asuhan yang terancam direbut oleh pihak lain. Anak kecil itu meminta dengan sangat sampai-sampai Irwan tak tega melihatnya dan memberinya uang itu, dan Irwan pun langsung menuju panti asuhan tempat anak itu tinggal. Walaupun berat tapi Irwan tetap memberikan uang itu karena ia meyakini bahwa sebenarnya uang yang ia pegang adalah rejeki panti itu yang Allah titipkan padanya.

Irwan pasrah, toh kuliah bisa diulang tahun depan dan Irwan pun menyadari untuk menghindari hal ini terjadi lagi (uang infaq mau dipakai dulu) uang infaq atau sodaqoh itu harus secepatnya di berikan pada yang berhak. Teman Irwan pun menghampiri dan Irwan pun menceritakan segalanya (dengan rasa haru temennya memeluk Irwan), temen Irwan yang tadinya menolak untuk membantu tapi saat itu juga menawarkan untuk membantu karena hatinya terketuk oleh perilaku Irwan yang sangat Luar biasa itu walau dalam kesulitan namun tetap mengutakan hak orang lain. Irwan sempat menolak namun temennya itu memaksa dan berkata “mungkin ini rejeki kamu yang Allah titipkan pada saya”. Sambal tertawa riang mereka pun bergegas pergi dan segera dibayarlah lah uang itu untuk ujian semester akhir.

semoga bermanfaat..

jika bermanfaat share ya,,,



Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/advercom/public_html/zakatcenter.org/wp-includes/functions.php on line 3743