tentangZC-Team

Makna IKHLAS

Secara bahasa, IKHLAS bermakna BERSIH dari kotoran dan menjadikan sesuatu BERSIH tidak kotor. Maka Orang yang IKHLAS adalah Orang yang menjadikan AGAMANYA MURNI hanya untuk Allah saja dengan menyembah-Nya dan tidak menyekutukan dengan yang lain dan tidak SEGAN dalam BERAMAL . Sedangkan secara istilah, IKHLAS berarti NIAT mengharap KEBAIKAN Allah saja dalam BERAMAL tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain.

Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam“.  (QS. Al-An’am: 162).

MEMURNIKAN NIAT nya dari kotoran yang merusak. Seseorang yang IKHLAS ibarat Orang yang sedang MEMBERSIHKAN beras (nampi beras) dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Maka, beras yang dimasak menjadi NIKMAT dimakan.

Tetapi jika beras itu masih kotor, ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil.

Demikianlah KEIKHLASAN , menyebabkan BERAMAL menjadi NIKMAT , tidak membuat lelah, dan segala PENGORBANAN tidak terasa berat. Sebaliknya, AMAL yang dilakukan dengan PAMRIH akan menyebabkan AMAL tidak nikmat. Pelakunya akan mudah menyerah dan selalu kecewa.

Diriwayatkan dari Amir al-Mukminin (pemimpin kaum beriman) Abu Hafsh Umar bin al-Khattab radhiyallahu’anhu beliau mengatakan: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ مانوي . فمن كانت هجرته الي الله ورسوله فهجرته الي الله ورسوله ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها أو امرأة ينكحها فهجرته إلي ما هاجر إليه

“Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat. Setiap orang hanya akan mendapatkan balasan tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrah karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya karena menginginkan perkara dunia atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya (hanya) mendapatkan apa yang dia inginkan.” (HR. Bukhari [Kitab Bad’i al-Wahyi, hadits no. 1, Kitab al-Aiman wa an-Nudzur, hadits no. 6689] dan Muslim [Kitab al-Imarah, hadits no. 1907])

Karena itu, bagi Seorang GURU AGAMA makna IKHLAS adalah ketika Ia mengarahkan seluruh PERKATAAN , PERBUATAN , dan PIKIRAN hanya untuk Allah mengharap CAHAYA -Nya, dan KEBAIKAN PAHALA -Nya tanpa melihat pada kekayaan DUNIA , tampilan, kedudukan, sebutan, kemajuan atau kemunduran.

Sesungguhnya IBADAH , HIDUP dan MATI hanyalah untuk TUHAN , TUHAN SEMESTA ALAM ”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.