Monthly Archives: Maret 2018

SEPEDA UNTUK SANTRI GT AL-MALIK ZAKAT CENTER

Category : GRIYA TAHFIDZ , ZC-Team

Terima kasih kami haturkan kepada donatur yang telah memberi sepeda untuk para santri griya tahfidz kini tak harus jalan kaki lagi saat berangkat sekolah…semoga setiap kayuhan sepeda dari santri mendapat kebaikan serta ridho dari Allah….dan memberikan kebaikan tersendiri bagi donatur yang telah memberikannya..aamiin

mangga kami persilahkan bagi hamba-hamba Allah yang dermawan untuk bersedia menjadi orang tua asuh bagi para santri giya tahfidz zakat center..dimana yang dimaksud orang tua asuh santri adalah menjadi orang tua yang mebiayai makan dan uang sekolah bagi santri yang setiap bulannya Rp 1.000.000/santri atau semampunya.

untuk info lebih lanjut bisa langung berkomentar di bawah ini atau bisa mrnghubungi 085724376426


TENTANG FIDYAH

Category : FIDYAH , ZC-Team

Diantara syari’at yang diberlakukan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala pada shaum Ramadhan adalah pembayaran fidyah yang Allah wajibkan terhadap pihak-pihak tertentu yang mendapatkan keringanan untuk tidak bershaum pada bulan Ramadhan, sebagaimana firman-Nya subhanahu wata’ala :

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ (البقرة: ١٨٤

Dan wajib atas orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak bershaum) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” [Al-Baqarah : 184]

Pihak – Pihak Yang Terkenai Hukum Fidyah

  1. Orang yang sudah lanjut usia.

    ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma, :

    ابْنَ عَبَّاسٍ يَقْرَأُ ( وَعَلَى الَّذِينَ يُطَوَّقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ). قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَيْسَتْ بِمَنْسُوخَةٍ، هُوَ الشَّيْخُ الْكَبِيرُ وَالْمَرْأَةُ الْكَبِيرَةُ لاَ يَسْتَطِيعَانِ أَنْ يَصُومَا، فَلْيُطْعِمَانِ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا.

    Shahabat Ibnu ‘Abbas membaca ayat ‘Dan wajib atas orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak bershaum) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” [Al-Baqarah : 184]; maka beliau berkata : “Ayat tersebut tidaklah dihapus hukumnya, namun berlaku untuk pria lanjut usia atau wanita lanjut usia yang tidak mampu lagi untuk bershaum (pada bulan Ramadhan). Keduanya wajib membayar fidyah kepada satu orang miskin untuk setiap hari yang ia tinggalkan (ia tidak bershaum). [HR. Al-Bukhari 4505]

  2. Sakit yang sulit diharapkan kesembuhannya

    Seorang yang tidak mampu bershaum disebabkan sakit dengan jenis penyakit yang sulit diharapkan kesembuhannya. Hal ini sebagaimana ditegaskan pula oleh Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma, beliau juga berkata tentang ayat di atas :

    لاَ يُرَخَّصُ فِي هَذَا إِلاَّ لِلَّذِي لاَ يُطِيْقُ الصِّيَامَ أَوْ مَرِيضٌ لاَ يُشْفَى

    Tidaklah diberi keringanan pada ayat ini (untuk membayar fidyah) kecuali untuk orang yang tidak mampu bershaum atau orang sakit yang sulit diharapkan kesembuhannya. [An-Nasa`i] [1])

  3. Wanita hamil dan menyusui.

    Para ‘ulama sepakat bahwa wanita yang sedang hamil atau menyusui diperbolehkan baginya untuk tidak bershaum di bulan Ramadhan jika dia tidak mampu untuk bershaum, baik ketidakmampuan tersebut kembali kepada dirinya sendiri atau kekhawatiran terhadap janin atau anaknya. Namun apabila dia mampu untuk bershaum maka tetap baginya kewajiban bershaum sebagaimana dijelaskan oleh Asy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dalam fatawa beliau jilid 1 hal. 497-498.

    Sedangkan permasalahan hukum yang berlaku bagi wanita hamil atau menyusui jika dia tidak bershaum di bulan Ramadhan maka terjadi perbedaan pandang dikalangan para Ulama dalam beberapa pendapat :

    Pendapat pertama adalah pendapat yang menyatakan bahwa tidak ada kewajiban atas wanita hamil atau menyusui kecuali mengqadha` secara mutlak (tidak ada kewajiban atasnya membayar fidyah), baik disebabkan ketidakmampuan atau kekhawatiran terhadap diri sendiri jika bershaum pada bulan Ramadhan, maupun disebabkan kehawatiran terhadap janin atau anak susuannya. Dalil Pendapat Pertama ini adalah :

    1. Firman Allah subhanahu wata’ala :

    فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا . البقرة: ١٨٤

    “…Barang siapa dalam kondisi sakit …”

    Bentuk pendalilan dari ayat ini adalah bahwa wanita hamil atau menyusui yang tidak mampu untuk bershaum sama dengan orang yang tidak mampu bershaum karena sakit. Telah kita ketahui bahwa hukum yang berlaku bagi seorang yang tidak bershaum karena sakit adalah wajib mengqadha`. Maka atas dasar itu berlaku pula hukum ini bagi wanita hamil atau menyusui.

    Pendapat kedua : bahwa wanita hamil atau menyusui yang berifthar ( tidak bershaum ) karena kekhawatiran terhadap janin atau anak susuannya, wajib atasnya untuk membayar fidyah, tanpa harus mengqadha`.

    Di antara dalil mereka yaitu :

    1. Atsar Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwa beliau berkata :

    Wanita hamil atau menyusui dalam keadaan keduanya takut terhadap anaknya boleh bagi keduanya berifthar ( tidak bershaum ) dan wajib bagi keduanya membayar fidyah. [HR Abu Dawud] [6])

    terima kasih, semoga bermanfaat….


MAKANAN SEHAT UNTUK SANTRI GRIYA TAHFIDZ

Category : GRIYA TAHFIDZ , ZC-Team

Alhamdulillah wa syukron lillah, makanan sehat telah diberikan untuk santri griya tahfidz zakat center. makanan sehat itu berupa roti yang telah diberikan oleh donatur untuk anak-anak santri Sejumlah 200 PCS. ucapan terima kasih kami haturkan bersama para santri…semoga Allah membalas segala kebaikan bapa/ibu donatur

Siapa pun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan, pada hari Kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan surga. Siapa pun mukmin yang memberi minum mukmin yang kehausan, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya minum dari minuman surga. Siapa pun mukmin yang memberi pakaian mukmin lainnya supaya tidak telanjang, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya pakaian dari perhiasan surga.” (HR Tirmizi).

itulah keutamaan memberi makanan bagi orang lain yang mebutuhkan, semoga kita semua termasuk hamba Allah yang kelak akan diberi pertolongan oleh Allah maupun rosulnya di hari kiamat.aamiin


BUKU TULIS UNTUK SANTRI GRIYA TAHFIDZ ZAKAT CENTER

Category : GRIYA TAHFIDZ , ZC-Team

Terima kasih kami haturkan kepada donatur yang telah mendonasikan buku tulis untuk santri griya tahfidz zakat center. Semoga apa yang telah diberi bisa bermanfaat bagi para santri dan semoga menjadi amal kebajikan bagi donatur yang telah memberi…aamiin

 



Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/advercom/public_html/zakatcenter.org/wp-includes/functions.php on line 3743