Monthly Archives: Februari 2015

Menghitung Zakat Profesi

Category : Fiqih

Kalkulator Zakat

Zakat Profesi

Zakat Profesi adalah zakat dari penghasilan atau pendapatan yang di dapat dari keahlian tertentu, seperti dokter, arsitek, guru, penjahit, da’I, mubaligh, pengrajin tangan, pegawai negri dan swasta. Penghasilan seperti ini di dalam literatur  fiqh sering disebut dengan al- mal al mustafad (harta yang didapat).

Adapun dasar diwajibkan zakat profesi adalah firman Allah SWT:

” Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang – orang yang meminta dan orang-orang miskin yang tidak mendapatkan bagian.” (Qs Adz Dzariyat : 19)

Hal ini dikuatkan dengan firman Allah swt :

” Wahai orang-orang yang beriman bersedekahlah ( keluarkanlah zakat ) dari apa yang baik- baik dari apa yang kalian usahakan.” (Qs Al Baqarah : 267)

  • Ketentuan Zakat Profesi

Para ulama berbeda pendapat di dalam menentukan cara mengeluarkan zakat profesi.

  • Pendapat Pertama, zakat  profesi ketentuannya diqiyaskan kepada zakat perdagangan, artinya nishab, kadar dan waktu mengeluarkannya sama dengan zakat perdagangan.  Nishabnya senilai 85 gram emas, kadarnya 2,5 persen dan waktu mengeluarkan setahun sekali setelah dikurangi kebutuhan pokok.

Sebagai contoh : Seorang pegawai swasta berpenghasilan setiap bulannya
Rp. 10.000.000,- Kebutuhan pokoknya Rp 3.000.000,- maka cara penghitungan zakatnya adalah  :

Pendapatan – Pengeluaran

Rp 10.000.000, – Rp 3.000.000,- = Rp 7.000.000,-

Pendapatan Bersih dikalikan 12 Bulan

Rp 7.000.000,- x 12 bulan = Rp 84.000.000,-

Total pendapatan bersih dikali 2,5% (untuk zakat tahunan)

Rp 84.000.000 x 2,5 % = Rp. 2.100.000

Total pendapatan bersih dikali 2,5% dibagi 12 Bulan (untuk zakat Bulanan)

Rp 84.000.000 x 2,5 % / 12 Bulan = Rp. 175.000

  • Pendapat kedua, zakat profesi diqiyaskan kepada zakat pertanian. Artinya setiap orang yang mendapatkan uang dari profesinya langsung dikeluarkan zakatnya, tanpa menunggu satu tahun terlebih dahulu. Tetapi besarnya mengikuti zakat emas,
    yaitu 2,5 %.

Contoh : Seorang pegawai swasta berpenghasilan setiap bulannya Rp 3.000.000,-, maka cara penghitungan zakatnya adalah :

Pendapatan dikali 2,5%

Rp 3.000.000 x 2,5 % = 75.000,-

Kalau kita perhatikan contoh di atas, ada beberapa catatan yang perlu mendapatkan perhatian. Pengeluaran perbulan adalah pengeluaran kebutuhan primer (sandang, pangan, papan). Untuk lebih menjaga kehati-hatian, Dr. Yusuf Qordhowi sangat menganjurkan untuk menghitung zakat dari pendapatan kotor (bruto).

 

Wallahu A’lam Bisshawab – dari berbagai sumber


Pelatihan Mendongeng Bersama Sekolah Binaan ZC

Category : Berita , PROGRAM PENDIDIKAN

Mendongeng/bercerita adalah salah satu metode pengajaran yang paling efektif untuk mendidik anak-anak. Sehingga diharapkan setiap guru harus bisa mendongeng dan menjadikannya sebagai media saat menyampaikan materi kepada anak-anak. guru yang pandai mendongeng akan lebih dekat dengan anak karena anak sangat menyukai dongeng yang dibawakan oleh guru tersebut bahkan setiap hari anak selalu menantikan dongeng dari guru tersebut.

Saat anak-anak sudah dekat dengan guru, maka guru pun akan lebih mudah menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak dan sang guru pun akan mudah memberikan materi pembelajaran setiap harinya.

Selanjutnya Bercerita atau story telling ternyata dapat dijadikan sebagai media membentuk kepribadian dan moralitas anak usia dini. Sebab, dari kegiatan bercerita terdapat manfaat yang dapat dipetik oleh pendongeng (orang tua ataupun guru) beserta para pendengar (dalam hal ini adalah anak usia dini). Manfaat tersebut adalah, terjalinnya interaksi komunikasi harmonis antara orang tua dengan anaknya di rumah atau guru dengan muridnya di sekolah, sehingga bisa menciptakan hubungan yang akrab, terbuka, dan tanpa sekat.

Seorang Guru yang statusnya sebagai orang tua di sekolah, maka mereka pun dituntut untuk mampu menyampaikan nilai-nilai kebaikan melalui dongeng. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak dapat menyerap nilai-nilai kebaikan tanpa harus merasa berat sebagai tuntutan pelajaran

DSC_1940Akhir Tahun lalu menjadi moment yang spesial untuk Guru-guru dan siswa-siswa TK/RA, PAUD dan TPA binaan Zakat Center. selama dua hari belajar dan menikmati serunya belajar melalui dongeng. Didukung oleh Filantropi Event Management dari Jakarta, Zakat Center menghadirkan dua pendongeng kawakan dari Komunitas pendongan PAGI (Pelangi Anak Negeri).

Kak Tony dan Kak Ojan dari Komunitas Pendongeng PAGI penuh semangat berbagi cerita bersama anak-anak dengan menggunakan berbagai media. dari mulai musik hingga boneka.

DSC_1842

DSC_1965



Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/advercom/public_html/zakatcenter.org/wp-includes/functions.php on line 3743