|
KERJASAMA DENGAN BANK PERMATA SYARIAH DAN RS. PERTAMINA |
|
|
|
|
Ditulis oleh Admin
|
|
Jumat, 15 Maret 2013 08:15 |
|
CIREBON – Mengawali langkah di tahun baru 2013, Zakat Center bekerjasama dengan Bank Permata Syariah mengadakan beberapa kegiatan sosial insidental, diantaranya adalah santunan anak yatim dan pengobatan gratis. Kegiatan yang diadakan pada hari Ahad (13/01/13) ini diikuti oleh ratusan anak yatim dan dhuafa. Nampak ratusan anak yatim berjejer rapih mengambil nomor urut panggilan. Anak yang sudah mendapatkan nomor urut, satu persatu masuk ke dalam Aula tempat dilangsungkannya acara. Tepat pkl. 10.00 WIB acara yang bertempat di Aula MA Salafiyah, Kanggraksan Cirebon ini dimulai. Terlihat ratusan anak yatim duduk bersila mendengarkan pembawa acara menyampaikan susunan acara. Mereka nampak antusias mengikuti jalannya acara. Sementara itu, dalam sambutannya, Misja, S.EI, Empowering Fund Manager menjelaskan bahwa acara ini adalah rangkaian dari Program Peduli Kesehatan Anak Yatim & Dhuafa yang diadakan oleh Zakat Center bekerjasama dengan UPZ Bank Permata Syariah Bintaro. “Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tertib. Melalui kegiatan ini kita ingin agar anak yatim & dhuafa bisa kembali tersenyum. Di saat harga-harga kebutuhan pokok semakin meningkat, kita ingin meringankan beban mereka. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat buat mereka”, tuturnya. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Ditulis oleh Toto Aryoto Suswanto
|
|
Senin, 04 Maret 2013 12:27 |
|
CIREBON – Dalam upayanya melayani masyarakat dalam bidang kesehatan secara lebih maksimal, pada awal tahun baru 2013 ini Zakat Center menambah jumlah mobil ambulancenya. Tepatnya, pada hari Ahad (13/01/13) Zakat Center melaunching mobil ambulance baru. Tambahan armada ambulance ini dimaksudkan agar layanan ambulance semakin bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif Zakat Center, M. Anwar Musaddad menegaskan bahwa, ”Pengadaan mobil ambulance saat ini sudah sangat mendesak mengingat permintaan masyarakat akan layanan mobil ambulance Zakat Center sangat besar. Kian hari kian banyak permintaan dari masyarakat. Karena kalau hanya mengandalkan satu ambulance yang sudah ada, maka banyak masyarakat lainnya yang tidak bisa terlayani. Kadang karena mobil ambulance sedang bertugas membawa pasien atau jenazah, permintaan dari masyarakat yang lain dialihkan memakai ambulance lembaga lain. Itu pun kalau ada, bahkan kadang ambulance lembaga lain pun tidak bisa”, terangnya. “Melihat kondisi tersebut, maka pada tahun 2013 ini Zakat Center melaunching ambulance baru. Mudah-mudahan dengan tambahan satu armada baru ini, tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani. Ketika ada masyarakat yang butuh ambulance, semuanya bisa kita layani dengan maksimal. Karena berdasarkan pengalaman selama ini, kebutuhan akan ambulance kebanyakan bersifat darurat dan segera”, jelasnya. Sementara itu, saat ditanya mengenai area layanan ambulance ini, Anwar menjelaskan bahwa, “Saat ini layanan ambulance Zakat Center bukan hanya dalam kota Cirebon saja, akan tetapi sudah sampai luar provinsi bahkan luar pulau Jawa. Selain kota-kota di pulau Jawa, ambulance kita pernah mengantarkan jenazah hingga pulau Madura”, tutur Anwar. Ketika disinggung mengenai biaya operasional, Anwar menjelaskan bahwa, “dalam pengelolaan ambulance, Zakat Center memberlakukan sistem subsidi silang. Bagi pasien atau jenazah dari keluarga tidak mampu (dhuafa), semuanya gratis tidak ada biaya sama sekali yang dibebankan kepada pihak keluarga. Biaya ambulance keluarga tidak mampu tersebut ditanggung renteng oleh pasien atau jenazah dari keluarga yang mampu. Oleh karenanya ada biaya yang dibebankan kepada keluarga yang mampu, walaupun tidak sebesar biaya ambulance lainnya”, ujarnya. “Dengan model subsidi silang tersebut kita bisa melayani masyarakat dari semua kalangan. Pasien dari keluarga mampu pun bisa menggunakan layanan ambulance Zakat Center, tanpa khawatir menggunakan atau memanfaatkan fasilitas yang sebenarnya diperuntukkan untuk keluarga dhuafa. Dengan model ini, kita fasilitasi keluarga yang mampu untuk bisa mendapatkan layanan mobil ambulance, sembari mereka membantu keluarga dhuafa dalam mendapatkan layanan ambulance gratis”, jelas Anwar. Di akhir perbincangan, pria berpenampilan kalem ini menegaskan bahwa, “Bahkan dengan model subsidi silang, saat ini kita bisa menyelenggarakan program layanan pemuliaan jenazah gratis buat dhuafa. Dari dana yang masuk, Zakat Center bisa memberikan layanan yang lebih kepada para dhuafa yang ditinggal wafat keluarganya. Mereka tidak usah pusing memikirkan biaya kain kafan, papan keteb dan semua perlengkapan jenazah, termasuk biaya untuk lebe. Insya Allah, ketika mereka benar-benar tidak mampu, maka semuanya akan ditanggung oleh Zakat Center”, tuturnya. |
|
Ditulis oleh Admin
|
|
Kamis, 20 Desember 2012 10:59 |
|
Nurul Fauziyyah adalah salah satu siswi penerima beasiswa prestasi Zakat Center. Siswi SMK Informatika Al–Irsyad Al-Islamiyyah Cirebon ini merupakan siswi yang cerdas dan berprestasi di sekolahnya. Sulung dari enam bersaudara ini telah satu setengah tahun yang lalu menjadi anak asuh Zakat Center. Karena prestasinya terus meningkat, siswi yang kini menempati kelas XII jurusan RPL (Rekayasa Piranti Lunak) ini akan menerima beasiswa dari Zakat Center hingga lulus sekolah. “Alhamdulillah, Zakat Center telah banyak membantu saya dan keluarga. Beasiswa yang diberikan kepada saya, sangat meringankan beban biaya sekolah yang harus ditanggung oleh orang tua saya. Apalagi saya kan sekolah di sekolah kejuruan yang banyak mengeluarkan biaya, terutama biaya praktek yang lumayan besar. Saya tidak akan menyia-nyiakan bantuan yang selama ini sudah saya terima. Saya akan benar-benar belajar dengan sepenuh hati. Saya akan buktikan bahwa Zakat Center memberikan beasiswa kepada saya itu tidak percuma. Saya harus bisa menjadi orang sukses!!!”, ujar Nurul bersemangat. Saat ditanya mengenai cita-citanya, wanita berjilbab ini menuturkan bahwa, “Saya ingin menjadi programmer di bidang design grafis, sesuai dengan jurusan yang saya ambil. Saya sangat ingin harapan saya itu terwujud, biar saya bisa membantu orang tua mengentaskan pendidikan adik-adik saya. Mudah-mudahan juga ke depan, saya bisa menularkan ilmu yang saya kuasai kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang ingin belajar komputer. Saya ingin ilmu saya bermanfaat buat orang-orang yang membutuhkan”, tuturnya. Ketika ditanyai tentang aktivitasnya selama menjadi anak asuh Zakat Center ia menjelaskan bahwa, “sangat senang bisa menjadi anak asuh Zakat Center, karena Zakat Center tidak hanya memberikan bantuan dana untuk biaya sekolah saja, tetapi juga memberikan bimbingan dan arahan kepada saya dan anak asuh lainnya untuk bisa menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat. Oleh karenanya setiap hari ahad semua anak asuh Zakat Center diharuskan untuk menyetor hafalan Al-Quran. Anak asuh yang statusnya masih pelajar (SD, SMP, SMA) akan dibimbing oleh kakak-kakak mahasiswa yang juga menerima beasiswa dari Zakat Center”, jelasnya. “Selain itu juga setiap bulan sekali ada pembinaan mental spiritual dan motivasi. Dengan pembinaan itulah saya mendapatkan banyak ilmu. Saya jadi mengetahui potensi dan kelemahan diri saya selama ini apa. Saya jadi lebih paham bagaimana caranya agar saya bisa lebih mengasah dan mengoptimalkan kemampuan dan potensi diri saya, sehingga kelemahan diri saya bisa menjadi kekuatan buat saya untuk meraih cita-cita saya”, ujarnya. |
|
INGIN CEPAT MEMPUNYAI PENDAMPING HIDUP |
|
|
|
|
Ditulis oleh Toto Aryoto Suswanto
|
|
Kamis, 20 Desember 2012 10:50 |
|
Agung Suryana (31) adalah mustahik binaan Zakat Center yang sangat rajin mengikuti kegiatan Zakat Center, baik itu pembinaan bulanan maupun kegiatan-kegiatan lainnya. Saat ditemui di tempat usahanya, penerima bantuan modal usaha mikro Zakat Center ini menuturkan bahwa, ”setelah dibantu oleh Zakat Center, usaha saya semakin berkembang. Yang tadinya hanya jualan sembako kecil-kecilan, kini kian maju. Dan untuk pengembangan, saya juga sekarang sudah nambah produk dagang; jual pulsa. Walaupun jual pulsa ini masih belum lama, tetapi syukur alhamdulillah bisa nambah-nambah penghasilan”, ujarnya. Pria lajang yang tinggal di Kampung Melati RT. 005/004 Kesambi ini mengaku setelah rutin mengikuti pembinaan bulanan di Zakat Center, ibadahnya kian meningkat. Ibadah yang wajib maupun yang sunnah, sebisa mungkin saya rutinkan. Saya ingin mengamalkan ilmu yang sudah saya peroleh dari pembinaan itu. Alhamdulillah, setelah rutin melakukan ibadah-ibadah itu, hidup saya semakin mudah, usaha sayapun kian maju”. Ketika disinggung mengenai harapannya ke depan, pria yang akrab disapa Agung ini menuturkan, “ada satu keinginan saya yang belum terwujud, yaitu saya pengen cepat nikah, biar hidup saya tenang dan terarah”, ujarnya tersipu. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
|